Kisah Putri Bunga
- by Wahyu Damayanti
Alkisah di sebuah negeri, terdapat sebuah Kerajaan. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang baik dan rakyatnya sejahtera, sang raja hanya mempunyai 3 orang anak, 2 putra dan 1 perempuan. Si sulung, karena terlahir lebih dulu, maka telah dipersiapkan sebagai penerus untuk memimpin kerajaan kelak. Namun, karena Raja dan Ratu terlalu menyayanginya, akhirnya Si Sulung menjadi anak yang manja dan terkadang berbuat sesuka hati. Hingga dia beranjak dewasa, dan berparas semakin tampan, dia yang merasa seorang pangeran akhirnya merasa tinggi hati karena didekati oleh banyak putri dari berbagai kerajaan.
Pada suatu hari, Sang Raja mengutus Sang Pangeran untuk ikut latihan memanah, dan bertemulah pangeran tersebut dengan putri dari kerajaan Bunga. Pangeran seketika itu langsung tertarik dengan sang putri, karena sang putri sungguh cantik dan berbakat. Namun, sang Pangeran juga masih belum rela untuk melepas putri-putri yang lain untuk jauh darinya.
Akhirnya pangeran segera pulang untuk menemui Raja, “Duhai Ayahanda, aku tertarik dengan putri dari kerajaan Bunga, mohon suntingkan aku dengan dia” Sang Raja pun segera mengunjungi kerajaan Bunga dan mengutarakan maksud dan tujuan kedatangannya. Akhirnya sang putri-pun setuju dengan pinangan sang pangeran dan menganggap pangeran tersebut adalah laki-laki yang baik.
Setelah mereka merayakan pernikahan, beberapa bulan setelah itu, sang pangeran akhirnya menampakkan sifat aslinya. Berulang kali pangeran keluar rumah dan bertemu dengan perempuan lain dan berulang kali pageran mengutarakan hal yang menyakiti sang putri. Pada akhirnya, sang raja ingin memperistri perempuan lagi dari kerajaan Bima. Sang Putri sangat tersakiti, akhirnya sang putri mengitarakan pertanyaan,”kamu pilih aku atau putri dari kerajaan Bima itu?” sang pangeran awalnya tidak bisa menjawab,namun akhirnya menjawab bahwa dia memilih putri dari kerajaan Bima. Seketika itu juga, sang putri pergi dari kerajaan, namun sebenarnya masih mencintai sang pangeran. Ayang sang putri bunga sangat murka dan mengutus pasukan untuk membunuh sang pangeran karena telah menyakiti hati putrinya. Setelah sang putri kabur, beberapa hari kemudian, sang pangeran menggelar pesta besar-besaran untuk merayakan pernikahannya dengan putri dari Bima, putri dari kerajaan bunga yang saat itu menyepi di suatu desa, mendengar berita pernikahan pangeran, merasa sangat sedih.
Setelah 10 tahun dari pernikahan pangeran dan putri dari kerajaan Bima. Putri Bima mulai menampakkan sifat aslinya, dan berselingkuh dengan adipati kerajaan tersebut. Sang Pangeran murka dan mengusir sang putri Bima dari kerajaannya. Akhirnya sang pangeran menyadari bahwa hanya Putri dari kerajaan Bunga-lah yang begitu tulus mencintainya. Pangeran mencari Putri Bunga dari ujung kerajaan satu ke kerajaan lain. Akhirnya sang Pangeran singgah di sebuah kerajaan, bernama Kerajaan Bintang. Dan betapa kagetnya pangeran begitu tau Putri Bunga adalah permaisuri di kerajaan tersebut, Putri Bunga adalah istri dari pangeran Bintang, dan pesta pernikahan mereka baru diadakan sehari yang lalu.
Sang Pangeran-pun memberanikan diri untuk menemui Putri Bunga, dan bertanya”Kenapa kau menikah dengan lelaki lain? Kenapa kau tidak menungguku?” dan Putri-pun menjawab “Aku sudah menunggumu sekian tahun, dan kau tidak pernah sekalipun menungguku. Dan sakit hati kau dua-kan dengan Putri Bima, masih belum bisa aku hapus dari ingatan dan hatiku.” Pangeran pulang dengan hati hampa dan sedih..
Di jendela istana, sang putri menangis, namun, dirinya sudah bertekad untuk memulai hidup baru, hidup yang indah bersama Pangeran Bintang.
The End







